Logika Yang Terbalik di Mana Yang Palsu Lebih di Hargai

PRESIDEN Jokowi Dodo melalui Kemensesneg hari ini mengundang remaja asal Banyuwangi Afi Farida Nihaya di Istana Negara dalam memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal (1/6/2017).

Afi Nihaya diundang ke istana lantaran dinilai sebagai contoh dalam menjaga persatuan-kesatuan bangsa Indonesia melalui tulisan-tulisannya di sosial media.


Belakangan, isi tulisan itu dianggap  hasil copy-paste dari salah satu akun facebook bernama Mita Handayani. Afi pun dibully habis-habisan, Ia dianggap tak layak diundang di Istana Negara. Berbagai bully-an dari netizen membanjiri facebooknya. Hingga siang ini, akun Afi tak lagi bisa diakses.

“Kalo mau undang tuh … penemu listrik dari pohon kedondong asal Aceh Naufal Raziq … buat gantiin listrik pinter yg naek mulu … bukan yg aneh2 kayak begini,” Sindir akun @Arief Zidane.

“Menjaga persatuan? Ini bukan pemikiran baru.. Thn 80 an sdh Di bantah abis buah hasil pemikiran kaum Islam liberal.. Pemikiran seperti ini yg justru memecah belah..” timpal akun @Dee Hassan.

“Ada yg berusaha menciptakan artis dadakan, spya isu2 yg ada diahlikan.
Knpa pemerintah gk mengangkat dan memfasilitasi, bocah penemu energi terbarukn(penghasil listrik muatan kecil dari pohon)” tulis akun @Imam Aji.

“Setelah Tulisan2 nya yg Plagiarisme ketauan, akun nya menjadi aneh, td saya cari akun nya sdh berubah, foto2 nya bersama, najwa shihab, mentri agama dan Kang RK jg tiba2 menghilang dan tulisannya yg sempat Viral jg menghilang, ini aneh.. kata akun @Budi Pra.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Logika Yang Terbalik di Mana Yang Palsu Lebih di Hargai