Wow Meski Dipenjara, Ahok Dapat Gaji Pensiunan dengan Nilai Fantastis

Basuki Tjahaja Purnama resmi melepas jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Beberapa waktu lalu, pria yang kerap disapa Ahok itu melayangkan surat pengunduran dirinya dari jabatan tersebut.

Surat yang ditandatangani Ahok dengan tinta biru itu dikirim ke Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Rabu (24/5/2017) lalu.


Seperti telah disiarkan Warta Kota, berikut isi lengkap surat pengunduran diri Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sehubungan ditetapkannya Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan Nomor: 1537/Pid.B/2016/PN JKT Utara yang dibacakan pada Selasa, 9 Mei 2017 dan terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 56/P Tahun 2017 tentang Pemberhentian Sementara Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Penunjukan Pelaksana Tugas Gubernur Daerah Khusus Ibukota Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017 tertanggal 12 Mei 2017, maka dengan ini saya:
Nama lengkap : Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M
Tempat lahir : Manggar (Kabupaten Belitung Timur)
Tanggal lahir : 29 Juni 1966
Alamat : Penjaringan, Jakarta Utara

Dengan ini menyampaikan surat pengunduran diri sebagai Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 130/P Tahun 2014 tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Masa Jabatan Tahun 2012-2017 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017.
Mohon kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia, mengabulkan permohonan pengunduran diri saya ini.
Terima Kasih

Hormat saya
Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M

Resmi mundur dari jabatan tersebut, Ahok rupanya tetap akan mendapat penghasilan.

Hal ini lantaran pria keturunan Tionghoa tersebut berhenti secara terhormat dari jabatannya sebagai Gubernur Jakarta.
Tak tanggung-tanggung, penghasilan saat Ahok sudah pensiun mencapai nilai Rp 10 juta per bulan.

Informasi tentang hal ini pun dijelaskan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono.

“Pak Ahok ini mengundurkan diri, diberhentikan secara terhormat. Kalau OTT kasus korupsi itu baru diberhentikan dengan tidak hormat. Kalau Pak Ahok kan tidak,” kata Sumarsono di Balai Kota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2017), sebagaimana dikutip dari Warta Kota.

Sementara itu, seperti dikatakan Sumarsono, saat ini Ahok tengah dalam proses pengembalian uang operasional Gubernur.

“Sebenarnya bukan dipulangkan. Gubernur itu bisa menggunakan biaya operasional selama dalam posisi sebagai gubernur.”

“Posisi Pak Ahok kan mengundurkan diri pada 23 Mei, dia ditahan kemarin tanggal 12, ya sejak itu nggak punya hak menggunakan biaya operasional.

Sementara administasi penanggungjawab biaya itu kan total, otomatis dikembalikan,” jelas Sumarsono.

Saat ini Ahok masih mendekam dalam jeruji besi rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat.

Mantan Bupati Belitung Timur itu akan menjalani dua tahun usianya di balik tembok penjara.

Hal ini lantaran vonis hakim yang menyebutnya bersalah dalam kasus penistaan agama dan diganjar hukuman dua tahun penjara.

Sebagaimana sudah diberitakan, sebelumnya Ahok dan tim penasihat hukumnya sempat mengajukan upaya banding terkait vonis hakim.

Namun, beberapa saat berselang, Ahok mencabut upaya tersebut. Ia mengaku ikhlas akan menghabiskan waktunya dalam rutan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Wow Meski Dipenjara, Ahok Dapat Gaji Pensiunan dengan Nilai Fantastis