Gus Sholah Nilai Soal Pembubaran HTI, Negara Tidak Pancasilais

Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah mengatakan cara yang ditempuh oleh pemerintah untuk pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) keliru. Seharusnya pemerintah tidak serta merta langsung membubarkan.

Indonesia adalah negara Pancasila tetapi dalam pelaksanaannya tidak Pancasilais. Pemerintah didalam menjalankan tugasnya juga tidak sesuai dengan Pancasila.“Sekarang pemerintah mau membubarkan HTI, caranya keliru. Mestinya sebelum membubarkan, berilah peringatan dulu. Dikasih peringatan, jangan lagi ngomong seperti itu (Khilafah). Kita tunggu. Kalau ternyata dia sudah berubah, ya sudah,” kata Gus Sholah, dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia, Sabtu (27/5/2017).


Meski berbeda pendapat antara Gus Shaleh dengan HTI soal pandangan politiknya, namun Gus Sholah tetap memastikan bahwa Ekonomi kita bertentangan dengan Pancasila. Bagaimana Indonesia yang kaya tetapi rakyatnya miskin. Itu bukan salahnya Jokowi saja tetapi pemerintahan zaman dulu seperti itu. 

Seperti diketahui, Hizbut Tahrir Indoensia ( HTI) adalah organisasi legal berbadan hukum perkumpulan (BHP), sehingga memiliki hak konstitusional untuk berdakwah bagi perbaikan bangsa dan negara.

 Begitulah yang disampaikan juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto. Menurutnya, BHP itu terdaftar dengan Nomor AHU-0000258.60.80.2014 tertanggal 2 Juli 2014. Karena hak konstitusional itulah, menurut Juru Bicara HTI beberapa waktu lalu di Kantor Yusril Ihza Mahenda seharusnya pemerintah melindungi dan menjaga keberadaan HTI di Indonesia.

” HTI memiliki hak konstitusional untuk melakukan dakwah yang amat diperlukan untuk perbaikan bangsa dan negara ini,” kata Ismail di Kantor Ihza & Ihza, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017).

Oleh sebab itu, ditambahkan Ismail, rencana pemerintah untuk membubarkan HTI, harus ditolak.

“Karena secara nyata akan menegasikan hak konstitusional tersebut, yang dijamin Undang-undang serta akan menghilangkan kebaikan yang sudah dihasilkan,” ujarnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Gus Sholah Nilai Soal Pembubaran HTI, Negara Tidak Pancasilais