Di Balik Password WiFi 'Kafir'

Dalam sebuah video yang beredar luas di publik khususnya di jejaring sosial, pelaku penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memang terkonfirmasi tentang digunakannya username WiFi ‘Al Maidah 51’ dengan password ‘kafir.

Pada sidang di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa malam 4 April 2017, sosok yang diseret kasus Sumber Waras itu menjelaskan, bahwa video itu diambil ketika dia memimpin rapat pimpinan bersama pejabat SKPD DKI Jakarta di Balai Kota.

Dalam konteks itu, kata dia, dirinya ingin DKI beli halaman besar di depan masjid untuk dibangun RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak). "Anak yang main di taman tersebut lebih baik bisa membaca Al-Quran atau khatam," kata Ahok.



Ia menjelaskan di RPTRA tersebut dilengkapi dengan fasilitas sambungan langsung ke internet atau WiFi. Agar dapat menggunakan Wi-Fi tersebut, Ahok menularkan gagasan agar password berhubungan dengan ayat suci Al-Quran. Apalagi lokasi RPTRA tersebut berdekatan dengan masjid. Selain itu, menurutnya, hal ini dapat mendorong anak-anak untuk rajin membaca Al-quran.

"Saya ambil contohnya, saya tahunya Al-Maidah ayat 51. Passwordnya saya bilang 'kafir', itu untuk menyindir mereka," kata Ahok seperti dilansir Viva.

Jaksa pada Selasa kemarin memang menambahkan barang bukti video Wi-Fi tersebut kepada majelis hakim. Jaksa penuntut juga sempat memutarkan video tersebut di dalam persidangan. [BersamaDakwah]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Di Balik Password WiFi 'Kafir'