60.000 masa HTI Mengalah Demi Manjaga Ukhuwah Sesama Muslim Hadapi Pembubaran Paksa Oleh Banser Yang Hanya Berjumlah 1500 Orang

Seperti tahun-tahun sebelumnya Hizbut Tahrir Indonesia senantiasa menajadikan momentum bulan rajab sebagai  momen dakwah yang dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia. Rajab adalah bulan mulia yang didalamnya terdapat peristiwa yang tak mungkin dilupakan umat islam yaitu diangkatnya Rasulullah ke langit untuk menerima perintah yang sangat besar yaitu Sholat wajib 5 waktu sekaligus mementum peringatan runtuhnya daulah Khilafah di Turki.

Tahun inipun Hizbut Tahrir Indonesia juga menyelenggarakan agenda dakwah yang sama, namun ternyata tantangan dakwah semakin hari semakin kuat menghambat, kebencian dari mereka yang benci tegaknya syariat islam semkin menjadi-jadi, hal ini sebagaimana yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. 


Agenda Tabligh Akbar, Ahad (2/4/2017) yang akan diselenggarakan oleh HTI DPD 1 Jawa Timur terpaksa dibatalkan, karena pembubaran paksa oleh Banser yang hanya berjumlah 1500 orang, meskipun terdapat keganjilan yang teramat sangat mengingat HTI adalah organisasi resmi yang telah terdaftar dalam Menkumham, namun demi menjaga kedamaian HTI mengalah, agar ukhuwah antar sesama muslim tetap terjaga dan bersikap dewasa dalam menghadapi perbedaan akhirnya massa HTI yang berjumlah 60.000 orang dari berbagai penjuru Jawa Timur membubarkan diri dengan tertib.

Setelah malamnya qiyamul lail dan dilanjut sholat subuh berjamaah di masjid Al Akbar Surabaya Masa HTI yang didominasi oleh kaum santri dan intelektual kampus ini pulang dengan tertib tanpa ada kericuhan sedikitpun. Sebuah kemenangan dan kedewasaan sikap yang luar biasa ditunjukan oleh HTI, sikap yang seperti inilah yang harus dimiliki oleh seluruh warga Indonesia, bukan adu otot, betapapun dari sisi jumlah lebih besar dan tak mungkin dapat dikalahkan namun tetap berdakwah berada dalam jalur yang ditetapkan Rasulullah, dakwah damai dengan pemikiran.

Tindakan pembubaran secara paksa oleh Banser juga terjadi pada peserta dari luar kota yaitu beberapa bus dari bandowoso, Malang dan beberapa daerah lainnya, namun HTI menangapi tindakan semena-mena Banser ini dengan cara yang sama yaitu mengutamakan sikap damai

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :