Amien Rais: Saya Belum Merasakan Keadaan Negeri ini Sebahaya Seperti Sekarang

Pernyataan mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, yang merasakan bahwa Indonesia saat ini dalam kondisi bahaya harus dimaknai sebagai peringatan (warning). Apalagi pernyataan mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu bukan baru kali ini saja disampaikan karena sejak 10 tahun lalu Amien Rais sudah menyampaikan kegelisahannya.  

"Itu harus dimaknai sebagai peringatan (warning) atas kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara kita," kata Khairul Fahmi, pengamat politik dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS) kepada Harian Terbit, 


Menurut Khairul, saat ini setidaknya ada dua krisis krusial yang dialami Indonesia. Pertama, krisis percaya diri akan kemampuan negara ini untuk mandiri dan berdikari. Kedua, krisis nasionalisme yang ditandai oleh rendahnya kebanggaan sebagai bangsa yang berdampak lunturnya rasa cinta tanah air.

"Kedua krisis tadi secara nyata telah melemahkan posisi kita dalam konteks global," jelasnya.

Di ranah bela negara misalnya, kata Khairul,  cara-cara yang digunakan Kemhan dan TNI dalam memupuk rasa cinta tanah air dengan model program bela negara yang militeristik, sehingga berpotensi mengkotak-kotakan warga negara.

Saat menyampaikan ceramah Tabligh Akbar Politik Islam (TAPI) ke-7 di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad pagi (15/01/2017), mantan Ketua MPR Amien Rais, merasakan, Indonesia saat ini dalam kondisi bahaya. Menurutnya kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya.  

“Saya belum merasakan keadaan negeri kita sebahaya seperti sekarang ini. Indonesia saat ini paling kritis keadaannya,” ungkap Amien Rais

Kondisi bahaya ini, lanjut Amien, terbaca dengan jelas sekali. Menurutnya, jika tahun ini umat Islam kalah dalam Pilkada, kemungkinan akan berat lagi mempertahankan kedaulatan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan. Karena kondisi inilah Amien merasa Pilkada DKI Jakarta serasa Pilpres, bahkan bisa lebih serius.

“DKI Jakarta Muslimnya 85 persen. Semua yang ada di Indonesia terwakili di ibu kota. Ini miniaturnya Indonesia. Orang yang punya ambisi menaklukkan Indonesia pertaruhannya adalah Pilkada DKI yang tinggal beberapa minggu lagi,” jelas mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini lalu menyebut, saat ini ada yang menjadi boneka politik dan ekonomi. Salah satunya adalah Ahok. Boneka ini, kata Amien, semua langkahnya melayani kepentingan konglomerat dan mengalahkan kepentingan kaum mustadz’afin. “Si pekok Ahok berani sekali. Karena di belakang dia ada Jalut ekonomi yang sudah menyerang secara sistematis untuk mengambil alih negara yang kita cintai ini,” tambahnya. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Amien Rais: Saya Belum Merasakan Keadaan Negeri ini Sebahaya Seperti Sekarang