AHOK BEBAS DARI TUDUHAN KORUPSI SUMBER WARAS


AHOK BEBAS DARI TUDUHAN KORUPSI SUMBER WARAS

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah angkat bicara mengenai hasil dari temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah memastikan bahwa tidak adanya tindakan yang melawan hukum maupun praktik korupsi dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK, Yudi Ramdan menyatakan, saat ini pihak dari BPK masih menunggu penjelasan resmi KPK mengenai masalah kasus RS Sumber Waras. Yudi Ramdan beralasan, bahwa BPK baru mendengar hasil tentang Ahok yang di nyatakan tidak melakukan tindakan korupsi dari media. yang disampaikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, kemarin (14/6/2016).
“Sampai saat ini perlu saya jelaskan BPK belum menerima penjelasan resmi dari KPK tentang status kasus RS Sumber Waras. Substansi baru kita dengar dari media, jadi kami akan menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com,Jakarta, Rabu (‎15/6/2016).
Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK, Yudi Ramdan menegaskan, Pihak BPK telah menyerahkan hasil pemeriksaan laporan dan juga hasil investigasi yang telah sesuai dengan permintaan KPK kepada lembaga tersebut pada Desember tahun lalu. “Substansi laporan pemeriksaan hasil investigasi itu sudah firm,” tegasnya.
‎Dari keputusan KPK yang telah menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak ada melakukan perbuatan yang melawan hukum maupun tindakan korupsi dalam kasus Sumber Waras, Yudi Ramdan menyatakan, BPK masih belum mengambil sikap apapun guna menindak lanjuti hasil temuan KPK tersebut. “Kita belum punya sikap karena belum ada penjelasan resmi. Jadi saat ini kita menunggu saja,” ucapnya.
Saat di tanyakan mengenai hasil dari audit bpk terhadap kasus Sumber Waras, Ketua BPK tersebut enggan memberikan komentar. BPK, ditegakkannya, telah bekerja dengan profesional dan telah sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan dan menyelesaikan tugas yang untuk diserahkan kepada Pihak KPK.
“Kita bekerja sesuai perundang-undangan. Tugas BPK adalah memenuhi permintaan aparat penegak hukum dalam konteks pemeriksaan investigasi. Hasilnya sesuai dengan kewenangan KPK,” ujar dia.
Terkait dengan masalah telah diragukannya kredibilitas BPK paska hasil yang ditemukan oleh KPK, Yudi Ramdhan tidak ambil pusing. BPK, sambung Yudi, sudah bekerja dengan sangat profesional untuk mengungkap dan menemukan fakta nyata berdasarkan hasil audit investigasi.
“Kita bekerja sesuai dengan mandat, jelas. Kita dikawal standar keuangan negara, kita menemukan fakta dan memastikan fakta dan memastikan kriteria itu dikerjakan secara profesional oleh auditor. Kita firm dengan proses audit yang sudah kita lakukan,” jelas Yudi.

sumber: temanahok.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : AHOK BEBAS DARI TUDUHAN KORUPSI SUMBER WARAS